sabtu sore gue lepas dari kandang tempat gue menghasilkan the 48 pages in two days… dan hari-hari selanjutnya adalah memperbaiki yang ternyata lebih menyebalkan dari membuat….
Gue pergi ke margonda… (for the 1# time… jangan ketawa karena gue lama di grogol ampe ngga kenal depok), tepatnya ke margo city atau apa namanya yg ada j.co-nya… dan tidak lupa pergi ke toko buku… mall itu harus punya toko buku, biar manusianya lebih berilmu… setuju?
Ternyata fetussaga-nya jamal udah ngga dijual di Gunung Agung Margo, i choose syahmedi dean dan sita karina. Mudah-mudahan bisa ngasih gue sedikit penyegaran di tengah otak yang sedikit suram dam makin membiru bergabung dengan warna cat kamar gue… gue abisin setengah jam cuma untuk cari novel yang sesuai… maxud gue sesuai adalah yang ngga bikin gue nggak bisa berhenti baca… seperti 5cm, epigram, the three supernovas, JPVK, LSDLF (gue nggak tau kenapa Syahmedi Dean selalu punya singkatan untuk judul bukunya, dan judul bukunya selalu lebih dari empat kata), Pesan Dari Bintang…
dan otak gue belum bisa menerima NoRiYu… tapi bukunya ngasih gue banyak pelajaran tentang schizophrenia, cuma itu satusatunya hal yang gue suka dari NoRiYu and her book… inspiring me to learn more about schizophrenia…
Buat elo semua yang nggak suka sama buku…
1. just trust me books is better than cigarette, though my brother is a reader and smoker. (He’s a big fan of ‘Mallboro Merah’ -combining with espresso-…)
2. Buku itu penuh dengan kata-kata indah dan ungkapan yang belom pernah lo denger sebelumnya
3. Buku itu… seperti jamiroquai bilang… TRAVELING WITHOUT MOVING!
4. … isi sendiri setelah lo menjadi books addict! or at least you have read a book!